Rabu, 04 Mei 2016

Terbaru; Nenek Dipenggal Anak Angkatnya saat Beri Makan Cucunya

Terbaru; Nenek Dipenggal Anak Angkatnya saat Beri Makan Cucunya

Diterbitkan pada Mei 3 2016 - 21:16:25 oleh Syaiful Rahman
  
 
 
Nenek dipenggal kepalanya di Rokan Hulu
Intan, korban yang dipenggal kepalanya di Rokan Hulu
UJUNGBATU-Pembunuhan sadis dengan cara memenggal kepala seorang perempuan renta, Intan (60) ternyata bukan dilakukan cucunya seperti pemberitaan sebelumnya. Informasi terbaru, sang nenek dipenggal oleh anak angkatnya di depan cucunya yang masih 6 tahun bernama Maya saat sang nenek memberi makan Maya.
Informasi terbaru yang diperoleh di lapangan, kepala Intan yang tinggal di RT 01/ RW 02 Dusun Bukit Raya, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ini dipenggal oleh anak angkatnya Ris (20) menggunakan parang panjang menyerupai samurai hingga kepala nenek lepas dari tubuhnya, Selasa siang (3/5/2016)  sekitar pukul 11.45 WIB. Sebelum kabur, parang itu ditinggalkan pelaku di sebelah si nenek.
Saat ditemukan sudah tak bernyawa, tubuhnya Intan masih terduduk di kursi plastik warna hijau, di bawah pohon kelapa sawit di samping rumahnya, dan kepalanya berada di pangkuannya.
Masih dari pengakuan warga, pelaku nekat memenggal leher korban di depan cucunya bernama Maya yang masih berusia 6 tahun, karena si nenek terus memarahinya, dan dituduh mencuri satu tabung LPG 3 kg di rumah anaknya pada Senin (2/5/2016).
Seperti penuturan Pipit yang merupakan tetangga korban,  sebelum kejadian, sekira pukul 11.30 WIB, nenek Intan sempat menonton film India di rumahnya.
“Nenek mengaku sudah lama tidak menonton film India,” ungkap Pipit.
Pipit mengakui, tak lama setelah itu, dia mendengar bahwa si nenek sudah meninggal di kursi dengan kepala terpisah dari tubuhnya.
Suprapto (25), cucu nenek Intan, mengakui dirinya tak tahu persis bagaimana kejadian yang menimpa neneknya karena saat itu tidak berada di lokasi kejadian. Namun, cerita dari saudara dan para tetangganya, neneknya dibunuh oleh Ris saat tengah memberi makan siang cucunya, Maya.
“Beberapa orang sini juga mengatakan parang itu milik Ris,” ujar Supapto.
Suprapto mengungkapkan,  tetangga sang nenek  mulai berdatangan saat cucunya bernama Yuda dan Maya datang ke rumah tetangganya sambil menangis. Setelah ditanyai, keduanya menunjuk ke rumah si nenek.
“Ris itu bukan cucu, namun sudah dianggap keluarga sendiri oleh nenek selama ini,” cerita Suprapto dan mengatakan Rismin yang berasal dari Tebing Tinggi, Sumut, sudah lama tinggal di kampungnya, namun tidurnya berpindah-pindah.
Cucu kroban bernama Risdianti (14) memberikan keterangan bahwa Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Ris datang ke rumah neneknya dan menanyakan keberadaannya.
“Aku jawab mungkin nonton tv bang. Dia sempat jalan di samping rumah, dan kemudian pergi,” ungkap Risdianti yang mengakui tak punya prasangka buruk terhadap Ris yang datang ke rumah neneknya p.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK MHum yang dikonfirmasi melalui Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Effendi Lupino ketika dikonfirmasi Riauposting.commengenai informasi terbaru ini membenarkan dirinya sudah juga mendapatkan informasi bahwa tersangka pelaku pemenggalan terhadap korban bukan cucunya melainkan tersangka Ris. Hanya saja, saat ini pihaknya belum mendapatkan data pasti dan masih mengumpulkan data-data di lapangan.
“Informasinya memang demikian, namun kita masih kumpulkan data-data dan terus berkoordinasi dengan Polsek Ujungbatu. Penyebabnya, karena tersangka pelaku dimarahi dan dituduh korban mencuri tabung gas LPG. Tapi, pastinya tunggu pengembangannya. Kalau ada informasi terbaru akan kita kabari,” katanya malam ini.
sumber: http://rokanhulu.riauposting.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar